Fokus

RIZALDY PINZON, MARTA ZALUKHU
Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Duita Wacana/RS Bethesda Yogyakarta

 

Pendahuluan

Nyeri merupakan keluhan tersering yang terjadi pasca-stroke. Nyeri dapat berasal dari otot, sendi, visera, ataupun dari sistem saraf pusat. Post-stroke pain (PSP) atau nyeri pasca-stroke merupakan kondisi klinis yang lebih luas yang memicu terjadinya nyeri pasca-stroke. PSP mengenai 11-55% pasien setelah kejadian vaskular siste m saraf pusat. Yang termasuk dalam PSP antara lain nyeri berat seperti nyeri sentral pasca-stroke, nyeri bahu hemiplegi, nyeri lumbal dan punggung, nyeri akibat spasme atau spastisitas, serta nyeri kepala pascastroke. 1,2 PSP dapat berasal dari perifer maupun sentral yang disebabkan kerusakan sistem saraf akibat stroke. Nyeri sentral lebih jarang terjadi dibandingkan nyeri nosiseptif dari perifer. Nyeri sentral akibat lesi serebri sebelumnya didefinisikan sebagai nyeri talamu s, tetapi karena tidak semua lesi serebr i melibatkan talamus dan tidak semua pasien dengan lesi talamus menyebabkan nyer i maka nyeri sentral sekarang ini disebut sebagai central post-stroke pain (CPSP).3 Penyebab nyeri neuropati sentral, selain kejadia n serebrovaskular antara lain sklerosis multipel, trauma medula spinalis, syringo - mye lia, syringobulbia, tumor dan abses di siste m saraf pusat, ataupun penyakit inflamasi SSP seperti myelitis.1
 

Selengkapnya, silahkan baca di edisi cetaknya..

NYITYASMONO TRI NUGROHO
Divisi Bedah Vaskular dan Endovaskular, FKUI/RSCM, Jakarta, Indonesia (St. Fransiskus - Wilhelm University Munster, Jerman)

Sore itu, ayah baru pulang dari kantor. Lalu beliau berjalan ke arah sofa untuk sekadar merebahkan badan. Namun, tiba-tiba terdengar suara, gedubrak prang, terdengar suara vas bunga terjatuh ke lantai dan pecah. Setelah ayah duduk dan menenangkan diri, aku bertanya kepada ayah dan ayah pun menjelaskan kalau tadi tiba-tiba pandangan ayah gelap selama 2-3 detik saat berjalan menuju sofa dan akhirnya menabrak meja. Akhirnya, sejam kemudian aku dan ayah pergi ke rumah sakit terdekat. Di rumah sakit, dokter menjelaskan bahwa itu suatu ge jala stroke dan ayah pun langsung ditangani oleh dokter.

Sebagian dari masyarakat pasti menganggap kejadian seperti di atas adalah wajar, mungkin karena diangap karena kecapekan kerja, kurang makan, darah rendah, dan sebagai nya. Memang, kadang ada benarnya pendapat tersebut. Namun, ada hal penting yang harus diwaspadai, yaitu gejala stroke. Amaurosis fugax atau Transient Monocular Visual Loss (TVML), itulah istilah medis untuk kehilangan pandangan pada mata untuk bebera pa saat, selama 2-5 detik, dan akan normal kembali setelah beberapa menit atau jam tanpa adanya sequale.1 Hal ini paling serin g diakibatkan oleh adanya iskemia yang sifatnya sementara pada retina mata. Penyebab iskemia ini bisa bermacam-macam dan salah satunya adalah adanya sumbatan pada arteri karotis yang berakibat terbentuknya emboli.

Arteri karotis merupakan arteri utama yang memperdarahi otak dan seluruh daerah kepala, di samping adanya sistem vertebrobasiler. Allah Swt telah menganugerahi sistem peredaran darah di otak dengan sanga t sempurna melalui banyaknya cabangcabang arteri dan vena yang saling bertautan. Kali ini akan dibahas mengenai sumbatan di karotis dan penanganan secara intervensi bedah vaskuler.

Selengkapnya, silahkan baca di edisi cetaknya..

Translate

English French German Italian Portuguese Russian Spanish