Fokus

Penurunan Produktivitas Akibat Rokok

 

MUKHLIS AKHADI

Peneliti Utama di Badan

Tenaga Nuklir Nasional

 

Pendahuluan

Daun tembakau, cerutu, dan rokok meman­g memiliki sejarah yang sangat panjang. Kebiasaan merokok telah seja­k lama dilakukan oleh penduduk bumi. Berbicara tentang rokok, kita tidak akan per­na­h lepas dari bahan dasar untuk pembuatan rokok, yaitu daun tembakau. Tanaman tembakau termasuk ke dalam genus Nicotiana dan famili Solanaceae. Jenis tanaman tembakau yang paling populer untuk rokok keretek dan cerutu adalah Nicotiana longiflora, Nicotiana debneyi, Nicotiana glutinosa, dan Nicotiana rustiana. Masih ada jenis-jenis lain yang sering digunakan sebagai bahan rokok, namun dalam penggunaan biasanya dicampur dengan Nicotiana tabacum. Tanaman tembakau tumbuh secara alamiah di Benua Amerika, baik di bagian utara mau­pun selatan, sejak 6.000 Sebelum Masehi (SM). Tanaman itu masih satu famili dengan ta­nama­n kentang dan lada. Biji benih tanaman itu berukuran sangat kecil, dimana 100 gram benih mengandung sekitar 300.000 biji.1

Regresi Plak Aterosklerosis Dengan Rosufer – Sebuah Kemajuan Penggunaan Statin

 

NALDO SOFIAN

RSUD Dr. Tc Hillers, Maumere

 

Pendahuluan

Dislipidemia telah menjadi persoalan mendasar dari semua temuan sindrom metabolik beserta komplikasinya. Berbagai temuan penyakit non-infeksi kini meningkat cukup pesat sesuai dengan kajian prevalensi di berbagai negara. Indonesia sendiri menemukan prevalensi abnormalitas pada kolesterol total (35,9%); HDL (22,9%); LDL (borderline 60,3%; tinggi – sangat tinggi 15,9%); dan trigliserida (borderline 13%; tinggi – sangat tinggi 11,9%) dalam Riskesdas 2013. Kelainan profil lipid demikian tinggi hingga berakibat pada sejumlah kasus yang menjadi titik bahaya penderita dislipidemia, yakni penyakit jantung koroner (PJK) dan stroke. Melalui penelitian yang sama,

Translate

English French German Italian Portuguese Russian Spanish