Tanaman tembakau dapat dibudidayakan pada berbagai tipe lahan, mulai dari lahan sawah, pekarangan, sampai dataran tinggi di pegunungan. Pada tahun 600 SM, tanaman tembakau mulai dibudidayakan di Benua Amerika. Pada tahun pertama Masehi, penduduk Benua Amerika mulai menghisap tembak­au. Suku bangsa Indian dalam sejarah tercatat sebagai kelompok pertama yang menggunakan daun tembakau sebagai bahan isap, yang selanjutnya dikenal sebagai rokok. Semula, bangsa Indian menghisap rokok untuk berbagai keperluan ritual sepert­i memuja dewa atau roh maupun untuk prakte­k-praktek pengobatan.Saat itu dipercayai bahwa tembakau dapat mengobati banyak penyakit sehingga dimanfaatkan untu­k membal­ut luka, menghilangkan rasa pusing, juga untuk mengobati sakit gigi.2

Tanggal 15 Oktober 1492 penjelajah dunia Christopher Columbus mengenal tembak­au setibanya di Benua Amerika. Saat itu, Columbus ditawari daun tembakau ke­ring sebagai hadiah dari suku Indian Amerika yang beliau temui. Sejak abad ke-16, setelah para penjelajah Eropa menemukan Benua Amerika, para pelaut membawa pulang daun tembakau ke Eropa, tanaman tembakau mulai tumbuh di seluruh kawasan Eropa dan kebiasaan merokok akhirnya dibawa pulang ke Benua Eropa oleh para penjelajah Portugal dan Spanyol.

Artikel lengkap khusus PELANGGAN, silahkan Login di BERANDA.

Translate

English French German Italian Portuguese Russian Spanish