Fokus

Cantik dan Sehat Dengan Akupunktur

 

KEMAS ABDURROHIM

Dokter Spesialis Akupunktur Medik, Bagian Akupunktur Universitas Indonesia, Jakarta

 

Saat ini, akupunktur kecantikan sangat diminati, baik oleh kalangan muda maupun tua. Apa manfaat akupunktur untuk kecantikan dan kesehatan serta bagaimana mekanisme kerjanya sering dipertan­yakan, baik oleh dokter maupun awam. Apa bedanya dengan akupunktur keseh­atan? Apakah sama antara akupunktur yang dikerjakan oleh dokter dengan yang bukan oleh dokter, atau lebih dikenal dengan sebutan Sinshe?

Perang Melawan Tembakau

 

MUKHLIS AKHADI

Peneliti Utama di Badan

Tenaga Nuklir Nasional

 

Pendahuluan

Pengetahuan dan pemahaman umat manusia tentang dampak buruk me­rokok semakin lama semakin meningkat dengan semakin banyaknya bukti-bukti ilmiah dampak kesehatan merokok yang berhasil diungkap dan dipublikasikan di berbagai jurnal ilmiah, baik yang mengupas masalah kesehatan maupun kedokteran.

Perkembangan Insulin Basal Analog dalam Pengobatan Diabetes Melitus*

 

INDRA WIJAYA DAN SUSANTI

Departemen Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran, Universitas Pelita Harapan

RS Siloam Karawaci

 

Pendahuluan

Diabetes merupakan tantangan dalam dunia kesehatan. Saat ini, sekitar 370 juta orang menderita diabetes. Hal ini diperkirakan akan terus meningkat hingga 500 juta orang, yaitu sekitar 10% penduduk dunia tahun 2030.1 Karena insulin telah ditemu­kan sejak lebih dari 90 tahun lalu maka telah terjadi banyak kemajuan dalam hal produksi, purifikasi, serta cara pemberian insuli­n. Penerapan teknologi rDNA menghasilkan perkembangan insulin analog yang memiliki manfaat lebih dibandingkan dengan insulin-insulin sebelumnya.

 

Rosuvastatin: New Generation Statin for Dyslipidemia

 

NALDO SOFIAN

RSUD Dr. Tc Hillers,

Maumere-NTT

 

Pendahuluan

 

Saat ini, penyakit modern cenderung meningkat karena perubahan gaya hidup modern. Angka prevalensi sejumla­h kategori penyakit tersebut meningkat cukup tinggi dalam beberapa dekade terakhir, termasuk komplikasinya. Sebut saja penyakit jantung koroner, obesitas, stroke, dan diabetes melitus. Menurut RISKESDAS 2013, prevalensinya di Indonesia berturut-turut mencapai 0,5-1,5%;12,1 per 1000 kasus; 7,0-12,1‰; dan 2,1%. Secara khusus, dislipidemia yang menjadi salah satu faktor risikonya, memiliki prevalensi abnormalitas profil lipid warga Indonesia, antara lain prevalensi abnormalitas pada kolesterol total (35,9%); HDL (22,9%); LDL (borderline 60,3%; tinggi – sangat tinggi 15,9%); dan trigliserida (borderline 13%; tinggi – sangat tinggi 11,9%).1

Translate

English French German Italian Portuguese Russian Spanish