Kamera dan instrumen dimasukkan melalui lubang terpisah di dinding dada yang dikenal sebagai “port”. Cara ini menguntungkan karena risiko infeksi dan dehiscence luka berkurang dras­tis. Hal ini memungkinkan pemulihan dan kesempatan penyembuhan luka lebih cepat.1

 

Sejarah

Penerapan thoracoscopy dimulai ketika Dr. Jacobaeus (1910) pertama kali melapor­kan pengalamannya dalam diagnosis dan peng­oba­tan efusi pleura dengan thoracoscopy pad­a tahun 1909.10 Kebanyakan pasien yang saat itu menjalani thoracoscopy menderita tuber­kulosis paru (TB).11 Thoracos­copy  jarang dilakukan setelah pengembangan kemo­te­rapi TB tahun 1950-an.12 Perkem­bang­an trans­misi fibro-optik cahaya, pencahayaan, dan teknik pengolahan gambar, serta penyempurnaan instrumen terkait video, membuat thoracos­copy lebih mudah dan luas diterapkan setelah tahun 1990-an.12 Kini, bedah dada dibantu video (VATS) telah menjadi teknik dasar dan penting bagi seorang ahli bedah toraks.12

Artikel lengkap khusus PELANGGAN, silahkan Login di BERANDA.

 


Translate

English French German Italian Portuguese Russian Spanish