APCHF merupakan kegiatan ilmiah yang diadakan setiap dua tahun sekali dan pada tahun ini Indonesia ditunjuk sebagai tuan rumah, sedangkan ASMIHA adalah pertemuan ilmia­h rutin setiap tahun. Karena APCHF dan ASMIHA diadakan pada tahun yang sama dengan penyelenggara yang sama, yaitu Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI), maka tahun ini kedua kegiatan tersebut diselenggara­kan secara bersama. Acara pembukaan dimulai dengan menya­nyi­kan lagu Indonesia Raya secar­a bersama, diikuti oleh penyampaian sambutan dari Dr. dr. Anwar Santoso, SpJP(K), FIHA, FAsCC, FICA, sebagai ketu­a panitia APCHF 2014; Prof. Dr. dr. Rohmad Romdani, SpPD, SpJP(K), FIHA, FasCC, sebagai presiden PERKI; Prof. dr. Sim Kui Hian sebagai presiden Asian Pacific Society of Cardiology; dan dr. Ni Made Yuniti, MM, sebag­ai direktur Rumah Sakit Indera Pemerintah Provinsi Bali.

APCHF-ASMIHA diikuti oleh lebih dari 2.000 peserta yang terdiri dari dokter umum, profesional, dan para ahli di bidang kedokteran kardiologi, termasuk kardiolog dan para peneliti kardio­vaskular dari seluruh Indonesia dan seluruh dunia. Menurut Dr. dr. Anwar Santoso, SpJP(K), kegiatan ini dilatarbela­kangi oleh fakta bahwa pasien gagal jantung memiliki survival yang rendah dan sering menyebabkan tingginya angka hospitalisasi di rumah sakit. “Gagal  jantung menjadi masalah kesehat­an global, khususnya di wilayah Asia Pasifik,” tegasnya. Penyebab lain adalah mening­kat­­nya angka harapan hidup setelah infark miokard akut yang akan memberikan pengaruh pad­a peningkatan insiden gagal jantung, khususnya di wilayah Asia Pasifik. Hal inilah yang mendasari dipilihnya tema kegiatan APCHF-ASMIHA tahun ini, yaitu “Fighting The Epidemic of Heart Failure by Primary Care Prevention.

14.06-KEG2-GBR1Mengawali sambutan kedua, Prof. Dr. dr. Rohmad Romdani, SpPD, SpJP(K), FIHA, FasCC, menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, gagal jantung telah menjadi epidemi di Indonesia sehingga perlu dilaku­kan diskusi secara mendalam dan berbagi pengalaman dengan para ahli, baik dalam maupun luar negeri, dalam upa­y­a pencegahan dan manajeme­n sindrom kardiovaskular tersebut. Bentuk kegiatan APCHF-ASMIHA berupa kuliah umum, simposium, paparan psoter, dan sesi Young Investigator Award.

Prof. Rohmad berharap para dokter, khususnya di Indonesia, selalu update informasi dan teknologi terbaru di bidang kardiovaskular. Sedangkan harapan ASMIHA kepada media adalah dapat menjembatani pertukaran informasi antara kardiolog di pusat pendidikan kardiovaskular kepada dokter di pelayanan primer dan sekunder. Selanjut­nya, kolaborasi ASMIHA dengan APCHF diharapkan dapat mem­ber­ikan point ekstra untuk para dokter di Indonesia sehingga me­reka dapat terus memperbarui perkembangan ilmu pe­nge­tahuan dan teknologi baru, khususnya di bidang kardiovaskular.

Sementara itu, Prof. dr. Sim Kui Hian menyatakan dukung­an­nya terhadap kegiatan APCHF-ASMIHA ini. Menurut­nya, kolaborasi yang baik juga telah dilakukan dengan World Heart Failure Society, the Heart Failure Association of European Society of Cardiology, the Heart Failure Society of America, the Canadian Heart Failure association, juga dengan Komunitas Gagal Jantung di negara-negara Asia Pasifik seperti Australia, Thailand, Jepang, Korea, Singapore, Taiwan, Malaysia, China, dan India. Kongres ini sangat penting bagi para kardiolo­g karena dari kongres ini para kardiolog dapat merancang program baru untuk pencegahan, pengobatan, rehabilitasi, dan berbagai penelitian terkait gagal jantung.

Senada dengan Prof. Sim, dr. Ni Made Yuniti, MM dari Rumah Sakit Indera juga me­nyam­paikan dukungannya untu­k kegiatan ini. Menurutnya, kegiatan ini akan menjadi forum untuk mempererat kekeluarga­an, kerjasama, dan memberikan update ilmu pengetahuan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat umum dan mencegah epidemik gagal jan­tun­g. Selanjutnya, pembukaan APACH-ASMIHA diresmikan dengan dipukulnya gong tiga kali oleh dr. Yuniti didampingi Dr. dr. Anwar Santoso, SpJP(K), FIHA, FAsCC, FICA; Prof. Dr. dr. Rohmad Romdani, SpPD, SpJP(K), FIHA, FAsCC; Prof. dr. Sim Kui Hian; dan Prof. dr. Fausto J Pinto, PhD dari Portugis. u (KK)


Translate

English French German Italian Portuguese Russian Spanish