Banner
Translate

Medika - Jurnal Kedokteran Indonesia - Fokus

Edisi No 02 Vol XXXVIII - 2012 - Fokus

Honey: Ancient Remedy for Modern Wound Management

 

MARIA FLORENCIA LIVIA

Indonesian Clinical Training and Education Center RS Cipto Mangunkusumo-Faculty of Medicine University of Indonesia.

 

Introduction

Honey is such a sweet meeting point betwe­en modern medicine and ancien­t one. Vast amount of research and articles has favored honey for its antimicrob­ial activity. Yet, the rising trend of antibiotic-resistant bacteria is what boosts its popularity even more. In peripheral area, honey is especially utilized as a cheap yet very effective way to take care of wound, particularly the chronic ones.

Selengkapnya...
 
Edisi No 02 Vol XXXVIII - 2012 - Fokus

Peran Vitamin B Kompleks pada Neuropati Diabetik

 

ARISWENNI S. ADJI

Dokter di Jakarta

 

Neuropati merupakan sindrom yang ditemukan pada sekitar 1% populasi. Sindrom ini timbul akibat kerusakan pada saraf perifer dan dikaitkan dengan hiperalgesia, nyeri spontan, serta allodynia. Kondisi ini bisa sangat menyakitkan dan analgesik tradisional tidak bermanfaat untuk mengatasi nyeri tipe ini. Analgesik tradisional seperti anti-inflamasi non-steroid (AINS) dan opioid hanya memiliki sedikit efek pada sindro­m ini sehingga beberapa kelompok senyawa lain juga digunakan antara lain anti-kejang, anti-aritimia, dan anestetik lokal.

Selengkapnya...
 
Edisi No 01 Vol XXXVIII - 2012 - Fokus

Peran Sitikolin untuk Tata Laksana Stroke Iskemik Akut

 

HAYATUN NUFUS

Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia

 

Stroke adalah salah satu penyakit yang menyebabkan kecacatan dan kematian dengan trend semakin meningkat. Pada tata laksana stroke iskemik akut, selain trombolisis dan intervensi vaskular, pemberian neuroprotektor seperti sitikolin mampu menghambat meluasnya kerusakan di otak dan mempercepat penyembuhan. Guideline stroke Perdossi 2011 menyarankan dosis tinggi sitikolin 2000 mg/hari IV dan diteruskan 2000 mg/hari dalam 3-4 minggu.

Selengkapnya...
 
Banner