Efek dari Polimorfisme miR‐146a rs2910164 dan miR‐149 rs2292832 pada Kerentanan Preeklampsia.

Tanggal : 13 Aug 2019 10:53 Wib


Salimi S, Eskandari F, Rezaei M, et al.
Mol Biol Rep. 2019 Jul 1.
doi: 10.1007/s11033‐019‐04908‐2.
Preeklampsia (PE) adalah gangguan kehamilan dan perubahan genetik dan epigenetik yang dapat mempengaruhi patogenesisnya. Beberapa bukti menunjukkan bahwa ekspresi miRNA yang berubah dalam plasenta dipersulit oleh PE. Penelitian ini mengumpulkan sampel darah dari 219 PE dan 242 wanita hamil normotensif dan sampel jaringan plasenta dari 111 PE dan 119 wanita normotensif. Polimorfisme MiR‐146a dan miR‐149 dilakukan genotipe dalam sampel darah dan plasenta mengguna kan metode PCR‐RFLP.
Hasil penelitian ini menunjukkan frekuensi genotip miR‐146a rs2910164 ibu tidak berbeda antara PE dan kelompok kontrol (normotensif). Namun, polimorfisme miR‐146a rs2910164 dikaitkan dengan peningkatan risiko PE dalam dominan (OR 1,5, 95% CI 1‐2.1; P= 0,04) dan alelik (OR 1,4, 95% CI 1‐1.9;P = 0,04) tetapi tidak model resesif. Selain itu, genotipe GC dan CC ibu dikaitkan dengan peningkatan 1,9 dan 3,4 kali lipat dari PE berat (OR 1,9, 95% CI 1,1‐3,2; P = 0,02 dan OR 3,4, 95% CI 1,3‐9; P = 0,01) dan polimorfisme miR‐146a rs2910164 dapat meningkatkan risiko PE berat pada model dominan dan resesif (OR 2,1, CI 95% 1,3‐3,4; P = 0,004 dan OR 2,6, CI 95% 1‐6,7; P = 0,04) Polimorfisme miR‐146a rs2910164 plasenta dikaitkan dengan kerentanan PE dalam dominan (OR 1,8, 95% CI 1,1‐3; P = 0,03) dan model alelik (OR 1,7, 95% CI 1,1‐2,5; P = 0,02). SEdangkan frekuensi genotipe miR 149 ibu dan plasenta rs2292832 tidak berbeda antara dua kelompok dan genotip ini tidak terkait dengan PE atau risiko PE parah.
Kesimpulan penelitian ini menurut analisis regresi logistik bahwa polimorfisme miR‐146a rs2910164 ibu dan plasenta terkait dengan preeklamsia atau risiko preeklamsia yang parah.

 

Post Terkait

Denyut Jantung sebagai Target Perawatan Gagal Jantung Kronis

Tanggal Publikasi: 02 Sep 2019 09:45 | 79 View

Latar Belakang: Risiko kardiovaskular dari peningkatan denyut jantung (Heart Rate) pertama kali dilaporkan dalam studi Framingham. Setelah itu, risiko peningkatan gagal jantung (Heart Failure) untuk kematian telah dipelajari secara luas,…

Selengkapnya

Keberhasilan Pengobatan dengan Antimikroba: Gangguan Visual selama 4 tahun pada Ulkus Kornea Versus Bakteri

Tanggal Publikasi: 02 Sep 2019 09:44 | 62 View

Pada populasi India Selatan ini dengan episode sebelumnya dari keratitis jamur atau bakteri, gangguan penglihatan bilateral yang dapat diperbaiki adalah umum. Meskipun hasil visual jangka panjang, rata‐rata, serupa antara ulkus…

Selengkapnya

Deteksi Penyakit Tulang Menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan dengan Metode Backpropagation

Tanggal Publikasi: 02 Sep 2019 09:44 | 47 View

Penyakit tulang adalah penyakit yang sering kali tidak di sadari oleh seseorang yang mungkin saja, orang tersebut sudah mengidap gejalagejala penyakit tersebut. Umumnya seseorang akan menyadari bahwa dia telah mengidap…

Selengkapnya

Teknologi untuk Sirkulasi Pemisahan Sel Tumor dari Seluruh Darah

Tanggal Publikasi: 02 Sep 2019 09:44 | 49 View

Salah satu bidang penelitian utama melibatkan pemisahan dan deteksi sirkulasi sel tumor (Circulating Tumor Cell) karena peran penting yang disarankan dalam diagnosis dan prognosis kanker dini, yaitu, menyediakan akses mudah…

Selengkapnya

Perbedaan Kadar Kortisol Serum Pasien Kanker Serviks Stadium Lanjut setelah Intervensi Psikoterapi Realitas dengan Terapi Standar

Tanggal Publikasi: 02 Sep 2019 09:44 | 28 View

Kanker serviks merupakan penyebab kematian terbanyak di negara berkembang. Wanita yang didiagnosis kanker serviks stadium lanjut sering menderita stress emosional yang luar biasa. Stress emosional akan menimbulkan peningkatan hormon kortisol.…

Selengkapnya