4th Masean Group of Journal Meetings

Tanggal : 30 Aug 2018 12:52 Wib


 
     
     Dimulai pada 1 Maret 1980 melalui adopsi Konstitusi MASEAN di Jakarta, Indonesia, MASEAN berusaha membangun hubungan yang lebih erat di antara asosiasi medis nasional di ASEAN. MASEAN secara rutin menggelar pertemuan guna membahas berbagai isu dan informasi kesehatan dan kedokteran terkini di wilayah ASEAN. Setelah Konferensi MASEAN ke-18 yang dihelat di Hanoi, Vietnam, pada tanggal 2‐5 Mei 2018 lalu bertema “Third Party Administration and Medical Registration among Southeast Asian Countries” dan memilih Presiden Asosiasi Medis Vietnam (VMA) Nguyen Thi Xuyen sebagai Ketua MASEAN periode 2018‐2020, pertemuan kembali digelar di Indonesia.
     Pertemuan tersebut diselenggarakan di Hotel Aryaduta, Jakarta, pada 17 Juli 2018. Pertemuan 4th Masean Group of Journal Meetings tersebut dihadiri beberapa negara ASEAN, yaitu Indonesia, Malaysia, Thailand, Singapura, Myanmar, dan Vietnam. Dalam pertemuan tersebut, sebagai tuan rumah dan salah satu anggota MASEAN, PB IDI diwakili oleh Ketua Umum PB IDI Prof. Dr. Ilham
Oetama Marsis, SpOG, Sekjen PB IDI Dr. Moh Adib Khumaidi, SpOT, Dr. Ihsan Oetama, SpOG (Ketua Bidang Hubungan Internasional, Kajian Mea dan Globalisasi), Dr. Seno Purnomo (Ketua Badan Data dan Informasi), serta dr. Mahesa Paranadipa, MH (Ketua Bidang Keorganisasian dan Sistem Informasi Kelembagaan). Sementara dari Malaysia hadir Prof. Datuk dr. Lekhraj Rampai.
     WHO mencatat bahwa tahun 2008, populasi penduduk negara‐negara di ASEAN telah mencapai 645 juta jiwa. Dan jika dianggap sebagai entensitas tunggal, populasi ini menempati urutan ke‐6 sebagai ekonomi terbesar di dunia setelah Amerika Serikat, Jepang, Prancis, dan Jerman. Karena negara‐negara di ASEAN beriklim tropis dan mengalami tingkat migrasi yang sangat tinggi, maka diperlukan pengetahuan dan teknologi canggih untuk menghadapi situasi sebaik mungkin di bidang kedokteran. Dalam rapat ini, negara‐negara ASEAN bekerja sama untuk membangun sistem informasi yang lebih baik dan memfasilitasi pengetahuan dan teknologi yang sangat dibutuh kan dalam kedokteran.
     4th Masean Group of Journal Meetings merupakan salah satu hal paling penting yang dapat membantu pendidikan dan perkembangan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang kedokteran. “Saya berharap pertemuan Masean Group of Journal Meetings kali ini akan memiliki dampak yang besar pada kami untuk berbagi, mendiskusikan informasi, dan pengetahuan penting dalam ilmu kedokteran, khususnya di wilayah ASEAN,” ungkap Prof. Dr. Ilham Oetama Marsis, SpOG, dalam sambutannya.

Post Terkait

Evaluasi Pengelolaan dan Pelaporan Kefarmasian di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Jakarta Utara

Tanggal Publikasi: 30 Aug 2018 13:00 | 90 View

Mengingat pentingnya evaluasi fasilita s pelayanan kesehatan, Suku Dinas Kesehatan Jakarta Utara bekerja sama dengan Ikatan Apoteker Indonesia cabang Jakarta Utara beserta seluruh apoteker pengelola fasilitas kesehatan di Jakarta Utara…

Selengkapnya

Gelar Guru Besar untuk dr. Deby Vinski, MScAA, PhD

Tanggal Publikasi: 30 Aug 2018 12:49 | 40 View

Dr. Deby Vinski, MScAA, PhD, memang sangat layak menyandang gelar sebagai Queen of Anti-Aging Indonesia, bahkan dunia. Kini pengakuan tersebut semakin dikukuhkan dengan diangkatnya dr. Deby sebagai Guru Besar Anti-Aging.

Selengkapnya

EVLA Workshop: Meningkatkan Kompetensi & Update Penanganan Penyakit Varises di Indonesia

Tanggal Publikasi: 21 Aug 2018 10:43 | 47 View

Kompetensi, secara sederhana diartikan kemampuan melakukan tindakan dan bisa menangani komplikasinya, tentu berdasarkan keilmuan yang mumpuni. Hal tersebut ditekankan oleh dr. Prasetyo Edi, Sp.BTKV,FIHA, dalam pembukaan EVLA (Endovenous Laser Ablation)…

Selengkapnya

Terapi Batuk Kronis pada Anak dengan Mukolitik

Tanggal Publikasi: 21 Aug 2018 10:33 | 32 View

Batuk merupakan gejala utama infeksi saluran nafas pada anak. Batuk pada anak sering dilihat sebagai kondisi umum yang tanpa ada konsekuensi yang serius. Namun, mengabaikan batuk apabila batuk terjadi secar…

Selengkapnya

Methylergometrine untuk Pencegahan Perdarahan Post-Partum

Tanggal Publikasi: 21 Aug 2018 10:19 | 26 View

Perdarahan post‐partum diketahui menjadi penyebab utama kematian ibu pasca melahirkan. Meskipun angka kematian ibu sudah sangat menurun di negara maju, tetapi kasus kematian ibu masih menjadi penyebab utama kematianan ibu…

Selengkapnya


Jurnal Medika CME

Kolom

Jalan Menuju Panjang Umur