Nyeri Sentral Pasca-Stroke

Tanggal : 09 Sep 2017 06:41 Wib


RIZALDY PINZON, MARTA ZALUKHU
Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Duita Wacana/RS Bethesda Yogyakarta

Pendahuluan

Nyeri merupakan keluhan tersering yang terjadi pasca-stroke. Nyeri dapat berasal dari otot, sendi, visera, ataupun dari sistem saraf pusat. Post-stroke pain (PSP) atau nyeri pasca-stroke merupakan kondisi klinis yang lebih luas yang memicu terjadinya nyeri pasca-stroke. PSP mengenai 11-55% pasien setelah kejadian vaskular siste m saraf pusat. Yang termasuk dalam PSP antara lain nyeri berat seperti nyeri sentral pasca-stroke, nyeri bahu hemiplegi, nyeri lumbal dan punggung, nyeri akibat spasme atau spastisitas, serta nyeri kepala pascastroke. 1,2 PSP dapat berasal dari perifer maupun sentral yang disebabkan kerusakan sistem saraf akibat stroke. Nyeri sentral lebih jarang terjadi dibandingkan nyeri nosiseptif dari perifer. Nyeri sentral akibat lesi serebri sebelumnya didefinisikan sebagai nyeri talamu s, tetapi karena tidak semua lesi serebr i melibatkan talamus dan tidak semua pasien dengan lesi talamus menyebabkan nyer i maka nyeri sentral sekarang ini disebut sebagai central post-stroke pain (CPSP).3 Penyebab nyeri neuropati sentral, selain kejadia n serebrovaskular antara lain sklerosis multipel, trauma medula spinalis, syringo - mye lia, syringobulbia, tumor dan abses di siste m saraf pusat, ataupun penyakit inflamasi SSP seperti myelitis.1
 

Selengkapnya, silahkan baca di edisi cetaknya..


Post Terkait

Sumbatan pada Arteri Karotis, Berbahayakah?

Tanggal Publikasi: 09 Sep 2017 06:43 | 47 View

Sore itu, ayah baru pulang dari kantor. Lalu beliau berjalan ke arah sofa untuk sekadar merebahkan badan. Namun, tiba-tiba terdengar suara, gedubrak prang, terdengar suara vas bunga terjatuh ke lantai…

Selengkapnya


Jurnal Medika CME

TB Paru

05 Oct 2017 - 14 Oct 2017 2 SKP

Dari Redaksi

Waspadai Virus Zika