Perlukah Buah dan Sayur Dikonsumsi Setiap Hari?

Tanggal : 13 Aug 2019 10:54 Wib


Seperti yang kita ketahui bersama, salah satu pola hidup sehat adalah mengonsumsi buah‐buahan dan sayur‐sayuran. Pasalnya, buah dan sayuran juga telah dipromosikan secara universal sebagai makanan sehat. Dietary Guidelines for Americans 2010 merekomendasikan bahwa setengah dari makanan kita harus berasal dari buah‐buahan dan sayuran. Myplate.gov juga mendukung bahwa setengah piring makan kita harus berisi buah dan sayuran. Buah‐buahan dan sayuran termasuk beragam kelompok makanan nabati yang sangat bervariasi dalam kandungan energi dan nutrisi. Selain itu, buah‐buahan dan sayuran memasok serat makanan. Asupan serat terkait dengan rendahn ya insiden penyakit kardiovaskular dan obesitas. Buah‐buahan dan sayuran juga memasok vitamin dan mineral untuk makanan dan merupakan sumber phytochemical yang berfungsi sebagai antioksidan, phytoestrogen, dan agen antiinflamasi dan melalui mekanisme perlindungan lainnya.
Nutrisi dalam buah sangat penting untuk kesehatan dan pemeliharaan tubuh. Kalium dalam buah dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke. Kalium juga dapat mengurangi risiko terkena batu ginjal dan membantu mengurangi keropos tulang seiring bertambahnya usia. Folat (asam folat) membantu tubuh membentuk sel darah merah. Wanita usia subur yang mungkin hamil dan mereka yang berada di trimester pertama kehamilan membutuhkan folat yang cukup. Folat membantu mencegah cacat lahir tabung saraf, seperti spina bifida.
Dalam hal pengolahan, banyak kita dengar berbagai macam cara pengolahan yang berbeda pada buah dan sayuran juga menghasilkan hasil kesehatan yang berbeda. Mungkin hal ini tidak sama untuk masing‐masing jenis buah dan sayuran. Studi oleh Oude Griep at al, mengukur hubungan konsumsi buah dan sayuran dengan kejadian jantung koroner selama 10 tahun dalam studi berbasis populasi di Belanda dan apakah pengolahan memiliki pengaruh pada asosiasi ini. Mereka menemukan bahwa konsumsi buah dan sayuran yang lebih tinggi, baik yang dikonsumsi mentah atau diproses, dapat melindungi terhadap kejadian penyakit jantung koroner. Namun, studi lain oleh Choi A, et al menemukan bahwa mengonsumsi buah utuh ≥1 kali/hari dikaitkan dengan penurunan prevalensi obesitas, obesitas abdominal, dan tekanan darah tinggi. Namun, frekuensi konsumsi jus buah tidak menunjukkan hubungan dengan obesitas, obesitas perut, dan sindrom metabolik.
Walaupun sudah terdapat anjuran setengah piring untuk buah dan sayuran, tetapi seringkali kita masih merasa bingung berapa porsi yang benar untuk mendapatkan manfaat buah dan sayuran untuk kesehatan secara maksimal. Badan Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan 5 porsi atau sekit ar 400 gram buah dan sayuran setiap hari. Dengan mengonsumsi lima porsi buah dan sayuran setiap hari, bisa menurunkan risiko penyakit jantung, stroke, dan juga kanker. Untuk mempermudah dalam penyajiannya, satu porsi buah setara dengan :
  • Satu buah berukuran besar, seperti apel, pear, pisang, jeruk atau satu potong besar melon
  • Dua buah berukuran kecil, seperti plum dan kiwi
  • Satu cangkir atau 100 gram buah anggur, stroberi, rasberi, atau buah ceri
  • Dua sendok makan salad buah, atau pun buah kalengan
  • Satu sendok makan buah kering
  • Satu gelas (150 ml) jus buah segar
Menurut sumber yang ada, tidak ada satu jenis buah atau sayuran yang mengandung semua nutrisi lengkap yang dibutuhkan tubuh. Jadi, kita disarankan untuk mengonsumsi beragam buah dan sayuran yang berbeda setiap harinya. Dengan begitu, tubuh bisa mendapatkan kombinasi nutrisi yang berbeda dari setiap buah dan sayuran yang dikonsumsi setiap hari. (Redaksi)

Post Terkait

Anak Sehat untuk Kemajuan Bangsa

Tanggal Publikasi: 02 Sep 2019 09:45 | 46 View

Setiap tanggal 23 Juli, di Indonesia selalu memperingati Hari Anak Nasional (HAN). Anak merupakan penerus bangsa,anak yang sehat dan cerdas merupakan asset bagi bangsa ini. Selain itu anak merupakan potensi…

Selengkapnya

Cegah Demensia Sejak Dini

Tanggal Publikasi: 12 Jul 2019 14:55 | 74 View

Demensia sendiri merupakan penurunan daya fungsi otak yang mempengaruhi daya ingat, perilaku dan emosi seseorang. Biasanya Demensia terjadi pada usia lebih dari 55 tahun

Selengkapnya

Kendalikan Penyakit yang Tidak Bisa Disembuhkan

Tanggal Publikasi: 13 Jun 2019 08:31 | 95 View

​Beberapa penyakit dikategorikan tidak bisa sembuh alias menetap di sepanjang hidup kita. Contohnya adalah asma dan lupus. Keduanya tidak mengenal istilah sembuh, tetapi hanya ada remisi. Remisi artinya hilangnya penyakit…

Selengkapnya

Sehat Mulai dari Diri Sendiri Mulai Aktivitas Fisik

Tanggal Publikasi: 06 May 2019 12:50 | 149 View

Menjaga kesehatan harus dimulai dari diri sendiri. Sering kita mendengar, hidup itu pilihan, termasuk hidup sehat, pilihan nya ada di tangan kita pribadi.

Selengkapnya

Kebiasaan Makan Ini Sangat Meningkatkan Risiko Stroke

Tanggal Publikasi: 30 Aug 2018 13:50 | 754 View

Selama ini yang diketahui sebagian besar orang bahwa dalam upaya diet penurunan berat badan dan rutinitas olahraga disarankan untuk mengonsumsi daging merah sebagai sumber protein karena daging merah kaya akan…

Selengkapnya