Hipoproteinemia sebagai Faktor dalam Menilai Malnutrisi dan Memprediksi Kelangsungan Hidup pada Hemodialisis

Tanggal : 06 May 2019 13:50 Wib


Katalinic L, Premuzic V, Basic‐Jukic
N, Barisic I, Jelakovic B
J Artif Organs. 2019 Mar 9. doi: 10.1007/
s10047‐019‐01098‐3
      Serangkaian penelitian telah menggambarkan kekurangan gizi sebagai salah satu faktor risiko non‐tradisional utama yang terkait dengan prognosis yang buruk dan hasil pengobatan pada pasien dengan hemodialisis (HD). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi hubungan antara kualitas pengobatan HD dan status gizi dan juga untuk menyelidiki hubungan antara kekurangan gizi dan kelangsungan hidup secara keseluruhan.
      Sebanyak 134 pasien rawat jalan dewasa (56,4% pria, usia rata‐rata 60,8 ±16,15) tahun) terdaftar dalam penelitian ini. Data klinis dan laboratorium diperoleh dari catatan medis. Pengukuran antropometri dilakukan sebelum HD. Malnutrisi‐Inflammation Score (MIS) di gunakan sebagai sistem penilaian yang merepresentasikan tingkat keparahan dari pemborosan energi‐protein (PEW). Pasien malnutrisi secara signifikan lebih tua apabila dibandingkan dengan pasien non‐malnutrisi. Mereka memiliki dialisis
vintage yang lebih lama dan diuresis residual yang lebih rendah, BMI, protein serum, dan albumin serta indeks jaringan tanpa lemak (LTI). Pasien malnutrisi bertahan secara signifikan lebih pendek daripada pasien non‐malnutrisi. Pasien hipoproteinemik memiliki nilai serum albumin dan LTI yang secara signifikan lebih rendah dan bertahan lebih pendek daripada pasien normoproteinemia. Hanya kekurangan gizi dan usia yang dikaitkan dengan mortalitas keseluruhan yang lebih tinggi pada semua kelompok pasien.
 Dengan berfokus pada SIM dan status protein serum daripada faktor yang berhubungan dengan dialisis dan teknik pengobatan yang berbeda, penelitian ini dapat mencapai status gizi yang lebih baik dan meningkatkan hasil keseluruhan. Sementara mengantisipasi langkah‐langkah baru dan lebih efektif untuk mencegah malnutrisi, hasil penelitian ini jelas menunjukkan bahwa berjuang untuk status gizi setinggi mungkin harus menjadi salah satu strategi kunci dalam meningkatkan hasil pada kelompok pasien tertentu.

Post Terkait

Faktor Risiko Lingkungan dan Biomarker untuk Gangguan Spektrum Autisme

Tanggal Publikasi: 13 Aug 2019 10:53 | 2 View

Sejumlah penelitian telah mengidentifikasi faktor risiko potensial dan biomarker untuk gangguan spektrum autisme. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari kekuatan dan validitas fakto r‐faktor risiko lingkungan yang disaran kan atau biomarker…

Selengkapnya

Efek dari Polimorfisme miR‐146a rs2910164 dan miR‐149 rs2292832 pada Kerentanan Preeklampsia.

Tanggal Publikasi: 13 Aug 2019 10:53 | 4 View

Preeklampsia (PE) adalah gangguan kehamilan dan perubahan genetik dan epigenetik yang dapat mempengaruhi patogenesisnya. Beberapa bukti menunjukkan bahwa ekspresi miRNA yang berubah dalam plasenta dipersulit oleh PE.

Selengkapnya

Efek dari intervensi petugas kesehatan masyarakat pada ketidakadilan sosial ekonomi dalam kesehatan ibu dan bayi baru lahir di negara‐negara berpenghasilan rendah dan menengah

Tanggal Publikasi: 13 Aug 2019 10:53 | 1 View

Intervensi pekerja kesehatan masyarakat (CHW) dipromosikan untuk meningkatkan kesehatan ibu dan bayi baru lahir di negara‐negara berpenghasilan rendah dan menengah.

Selengkapnya

Frekuensi Konsumsi Buah Utuh, Bukan Jus Buah, Berhubungan Dengan Pengurangan Prevalensi Obesitas pada Orang Dewasa Korea

Tanggal Publikasi: 13 Aug 2019 10:53 | 1 View

Konsumsi buah diketahui bermanfaat bagi kesehatan. Namun, manfaat kesehatan dari jus buah masih kontroversial karena kandungan gulanya yang tinggi. Tujuan penelitian ini untuk menguji hubungan frekuensi konsumsi buah dan jus…

Selengkapnya

Membandingkan kesenjangan sosial ekonomi antara kematian dini neonatal dan pemberian layanan

Tanggal Publikasi: 13 Aug 2019 10:52 | View

Proporsi kelahiran di fasilitas kesehatan mutlak 43% lebih tinggi di antara yang terkaya dan 37% lebih tinggi di antara yang paling berpendidikan dibandingkan dengan ibu yang paling miskin dan paling…

Selengkapnya