Hubungan antara Kadar Protein C‐reaktif saat Masuk Rumah Sakit dan Kematian Jangka Panjang pada Pasien dengan Gagal Jantung Dekompensasi Akut

Tanggal : 11 Jun 2019 13:59 Wib


Kadar protein C‐reaktif (CRP) yang diperoleh saat masuk rumah sakit dikaitkan dengan prognosis beberapa penyakit kardiovaskular, termasuk sindrom koroner akut. Meskipun tingkat CRP yang masuk dikaitkan dengan mortali tas di rumah sakit pada pasien dengan gagal jantung dekompensasi akut (ADHF), ada data yang terbatas tentan g hubungan antara tingkat CRP yang masuk dan kematian jangka panjang pada pasien dengan ADHF.
Penelitian ini termasuk pasien ADHF berturut‐turut yang dirawat di institusi peneliti dari 2007 hingga 2011. Pasien yang memenuhi syarat dibagi menjadi empat kelompok berdasarkan kuartil tingkat CRP masuk. Hubungan antara tingkat penerimaan CRP dan kematian jangka panjang dinilai dengan analisis proporsional Cox multivariabel, termasuk variabel independen lainnya dengan nilai p<0,1 dalam analisis univariabel.
Secara keseluruhan, 527 pasien yang memenuhi syarat diperiksa. Ada 142 kematian (27%) selama periode tindak lanjut rata‐rata 2 tahun. Dalam analisis multivariabel, rasio bahaya (SDM) meningkat secara signifikan dengan tingkat CRP masuk dalam cara yang tergantung dosis untuk mortalitas (p untuk tren =0,034). Analisis multivariabel juga menunjukkan hubungan yang signifikan antara tingkat penerimaan CRP, ketika diperlakukan sebagai variabel kontinu yang diubah logaritma natural, dan pening katan mortalitas (HR 1,16, p = 0,030).
Pada pasien dengan ADHF, tingkat penerimaan CRP dikaitkan dengan peningkatan risiko kematian jangka panjang.

Post Terkait

Denyut Jantung sebagai Target Perawatan Gagal Jantung Kronis

Tanggal Publikasi: 02 Sep 2019 09:45 | 270 View

Latar Belakang: Risiko kardiovaskular dari peningkatan denyut jantung (Heart Rate) pertama kali dilaporkan dalam studi Framingham. Setelah itu, risiko peningkatan gagal jantung (Heart Failure) untuk kematian telah dipelajari secara luas,…

Selengkapnya

Keberhasilan Pengobatan dengan Antimikroba: Gangguan Visual selama 4 tahun pada Ulkus Kornea Versus Bakteri

Tanggal Publikasi: 02 Sep 2019 09:44 | 213 View

Pada populasi India Selatan ini dengan episode sebelumnya dari keratitis jamur atau bakteri, gangguan penglihatan bilateral yang dapat diperbaiki adalah umum. Meskipun hasil visual jangka panjang, rata‐rata, serupa antara ulkus…

Selengkapnya

Deteksi Penyakit Tulang Menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan dengan Metode Backpropagation

Tanggal Publikasi: 02 Sep 2019 09:44 | 211 View

Penyakit tulang adalah penyakit yang sering kali tidak di sadari oleh seseorang yang mungkin saja, orang tersebut sudah mengidap gejalagejala penyakit tersebut. Umumnya seseorang akan menyadari bahwa dia telah mengidap…

Selengkapnya

Teknologi untuk Sirkulasi Pemisahan Sel Tumor dari Seluruh Darah

Tanggal Publikasi: 02 Sep 2019 09:44 | 182 View

Salah satu bidang penelitian utama melibatkan pemisahan dan deteksi sirkulasi sel tumor (Circulating Tumor Cell) karena peran penting yang disarankan dalam diagnosis dan prognosis kanker dini, yaitu, menyediakan akses mudah…

Selengkapnya

Perbedaan Kadar Kortisol Serum Pasien Kanker Serviks Stadium Lanjut setelah Intervensi Psikoterapi Realitas dengan Terapi Standar

Tanggal Publikasi: 02 Sep 2019 09:44 | 111 View

Kanker serviks merupakan penyebab kematian terbanyak di negara berkembang. Wanita yang didiagnosis kanker serviks stadium lanjut sering menderita stress emosional yang luar biasa. Stress emosional akan menimbulkan peningkatan hormon kortisol.…

Selengkapnya