Ekspresi Reseptor Vitamin D dalam Sel Mononuklear Darah Perifer Berbanding Terbalik dengan Aktivitas Penyakit dan Peradangan pada Pasien Lupus

Tanggal : 11 Jun 2019 13:50 Wib


Lupus atau Systemic lupus erythematosus (SLE) ditandai dengan produksi sitokin proinflamasi yang tidak terkontrol. Reseptor vitamin D atau Vitamin D receptor (VDR) memiliki aktivitas antiinflamasi yang kuat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji korelasi antara ekspresi VDR dan peradangan dan aktivitas penyakit pada pasien dengan SLE.
Sebanyak sembilan puluh lima pasien SLE direkrut dan dibagi menjadi dua kelompok, aktif dan tidak aktif, sesuai dengan indeks aktivitas penyakit SLE mereka (SLEDAI) ‐2 K, dan 40 orang sehat bertindak sebagai kontrol. Ekspresi VDR dan NF‐ κB p65 dalam sel mononuklear darah perifer (PBMC) ditentu kan oleh perhitungan RT‐PCR dan Western blotting. Ekspresi VDR berkorelasi dengan parameter inflamasi dan penyakit pada pasien SLE. Regulasi VDR juga dipelajari dalam garis sel THP‐1 dan Jurkat .
Hasil penelitian menemukan ekspresi VDR PBMC diturunkan pada pasien SLE, terutama pada kelompok SLE aktif. Tingkat mRNA VDR berkorelasi negatif dengan SLEDAI‐2 K (r = ‐ 0,348, P = 0,001), skor aktivitas ginjal dengan Systemic Lupus International Collaborating Clinics (SLICC) (r = ‐ 0,346, P = 0,014), dan proteinuria (r = ‐ 0,309, P = 0,002) dan berhubungan positif dengan kadar serum komplemen C3 (r = 0,316, P = 0,002). Analisis regresi bertahap ganda menunjukkan bahwa downregulation VDR PBMC adalah faktor risiko independn untuk SLEDAI‐2 Level K. VDR juga berkorelasi negatif dengan NF‐ κB p65 (r = ‐ 0,339, P = 0,001), TNF‐α (r = ‐ 0,268, P = 0,009), dan IL‐6 (r = ‐ 0,313, P = 0,002) level. Dalam garis sel monosit dan limfosit T, TNF‐α menekan ekspresi VDR, sedangkan 1, 25 ‐dihydroxyvitamin D memblokir TNF‐α yang diinduksi downregulation VDR.
Ekspresi VDR PBMC berbanding terbalik dengan aktivitas penyakit dan peradangan pada pasien SLE, dan downregul ation VDR kemungkinan didoro ng oleh adanya peradangan.
 

Post Terkait

Denyut Jantung sebagai Target Perawatan Gagal Jantung Kronis

Tanggal Publikasi: 02 Sep 2019 09:45 | 270 View

Latar Belakang: Risiko kardiovaskular dari peningkatan denyut jantung (Heart Rate) pertama kali dilaporkan dalam studi Framingham. Setelah itu, risiko peningkatan gagal jantung (Heart Failure) untuk kematian telah dipelajari secara luas,…

Selengkapnya

Keberhasilan Pengobatan dengan Antimikroba: Gangguan Visual selama 4 tahun pada Ulkus Kornea Versus Bakteri

Tanggal Publikasi: 02 Sep 2019 09:44 | 213 View

Pada populasi India Selatan ini dengan episode sebelumnya dari keratitis jamur atau bakteri, gangguan penglihatan bilateral yang dapat diperbaiki adalah umum. Meskipun hasil visual jangka panjang, rata‐rata, serupa antara ulkus…

Selengkapnya

Deteksi Penyakit Tulang Menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan dengan Metode Backpropagation

Tanggal Publikasi: 02 Sep 2019 09:44 | 211 View

Penyakit tulang adalah penyakit yang sering kali tidak di sadari oleh seseorang yang mungkin saja, orang tersebut sudah mengidap gejalagejala penyakit tersebut. Umumnya seseorang akan menyadari bahwa dia telah mengidap…

Selengkapnya

Teknologi untuk Sirkulasi Pemisahan Sel Tumor dari Seluruh Darah

Tanggal Publikasi: 02 Sep 2019 09:44 | 182 View

Salah satu bidang penelitian utama melibatkan pemisahan dan deteksi sirkulasi sel tumor (Circulating Tumor Cell) karena peran penting yang disarankan dalam diagnosis dan prognosis kanker dini, yaitu, menyediakan akses mudah…

Selengkapnya

Perbedaan Kadar Kortisol Serum Pasien Kanker Serviks Stadium Lanjut setelah Intervensi Psikoterapi Realitas dengan Terapi Standar

Tanggal Publikasi: 02 Sep 2019 09:44 | 111 View

Kanker serviks merupakan penyebab kematian terbanyak di negara berkembang. Wanita yang didiagnosis kanker serviks stadium lanjut sering menderita stress emosional yang luar biasa. Stress emosional akan menimbulkan peningkatan hormon kortisol.…

Selengkapnya