Masker Cegah Penularan TBC karya Sivitas Akademika UI Raih Medali Emas pada Ajang I3F

Tanggal : 12 Jun 2019 08:55 Wib


​Empat sivitas akademika Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) menciptakan sebuah terobosan masker terbaru bernama MASKIT atau Mask in Tech. MASKIT merupakan solusi untuk mencegah penularanpenyakit TBC ataupun penyakit lainnya yang dapat menular melalui udara. Tak hanya menghasilkan masker, keempat inventor ini juga membuat sebuah mobile apps bernama “MASKIT” yang dapat memantau tingkat polusi dan tingkat penyakit menular di lingkungan sekitarnya. Berkat karyanya tersebut, MASKIT meraih penghargaan “medali Emas dalam ajang Indonesian International Invention Festival 2019” yang berlangsung pada 22 – 25 April di Malang, Jawa Timur.
Keempat inventor MASKIT adalah Yolla Miranda S.T (Lulusan Teknik Kimia FTUI); Eliza Habna S.T (Lulusan Teknik Kimia FTUI); Wahidin (Teknik Kimia); dan Wulan Silvia (Teknik Kimia). Yang membedakan MASKIT dengan masker lainnya adalah MASKIT memiliki filter dengan teknologi karbon aktif dan nano silver yang dapat diganti selama maksimum 2 minggu sekali. Masker ini telah teruji di laboratorium UI dengan hasil efektif membunuh bakteri dan polusi lebih dari 90%. MASKIT pun sudah memiliki izin edar penjualan dan telah disertifikasi oleh Kementerian Kesehatan. Saat ini MASKIT sudah mampu menjual rutin rata‐rata 2500 pcs per bulannya.
Salah satu tim inventor MASKIT, Yolla menuturkan, “Ide dasar produk kami ini adalah Indonesia menjadi salah satu negara dengan penderita TBC terba nyak di dunia. Rata‐rata tiap 100 ribu penduduk Indonesia terdapat 400 orang yang didiagnosis kasus TBC oleh tenaga kesehatan. TBC menyerang usia produktif dengan lama pengobatan selam a 1 tahun. Banyak kasus pemecatan kerja terjadi akibat seseorang menderita TBC. Berangkat dari permasalahan tersebut, kami menciptakan sebuah masker yang diharapkan menjadi solusi untuk mencegah penularan TBC dan diharapkan dapat menurunkan angka penyebaran TBC di Indonesia.”
MASKIT dirancang sesuai dengan masker pada umumnya namun memiliki kantung di bagian belakang maskeryang ukurannya mengikuti ukuran filter. MASKIT memiliki desain yang stylish dengan pilihan warna dan motif beragam serta nyaman dan fleksibel bagi pengguna hijab.
Diharapkan terobosan inovatif karya sivitas akademika UI ini mampu menjadi solusi atas permasalahan yang dihadapi bangsa. Selain itu, dapat memotivasi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya dan turut berkontribusi menjawab tantangan yang dihadapi dalam pembangunan masyarakat Indonesia dan dunia.

Post Terkait

Mengokohkan Kesadaran Gaya Hidup Rendah Karbohidrat kepada Masyarakat secara Ilmiah dan Bisa Menjadi Salah Satu Pilihan Gaya Hidup yang Aman

Tanggal Publikasi: 11 Jun 2019 16:45 | 7 View

Low Carb Indonesia (LCI) bekerjasama dengan Low Carb USA mengadakan Indonesia International Low Carb Conference (IILCC ) 2019. Berlangsung selama dua hari dan bertempat di Indonesia International Institute for Life‐Science…

Selengkapnya

UI Tambah Tiga Guru Besar Rumpun Ilmu Kesehatan

Tanggal Publikasi: 07 May 2019 10:30 | 28 View

Melalui pemanfaatan teknologi pada era 4.0, Prof.dr.Asri mendorong para epidemiologoi untuk dapat berinovasi mewujudkan implementation science, Selanjutnya, Prof. Budi memaparkan Pidato Pengukuhan bertajuk “Perubahan Iklim dan Polusi Udara di Indonesia:…

Selengkapnya

KICKS dan Diera Bachir bersama Plaza Indonesia Peringati International Women’s Day Gelar Pameran Foto

Tanggal Publikasi: 07 May 2019 09:45 | 21 View

Dalam memperingati International Women’s Day KICKS (Koalisi Indonesia Cegah Kanker Serviks) menggelar acara di Plaza Indonesia disertai beberapa pameran yang dihadiri tokoh permpuan Indonesia dari berbagi latar belakang dan profesi…

Selengkapnya

Percaya Diri melalui Gerakan Cerita Indonesia Kita

Tanggal Publikasi: 30 Sep 2018 08:12 | 357 View

Sebagai kelanjutan dari kampanye inspiratif #ForEveryFace yang diluncurkan pada Januari 2018 lalu, pada hari Kamis, 23 Agustus 2018, Clean & Clear, kembali memperkuat komitmennya untuk mengajak remaja putri Indonesia untuk…

Selengkapnya

Intervensi Dini sebagai Langkah Intervensi Surgical Site Infection

Tanggal Publikasi: 30 Sep 2018 08:11 | 365 View

Surgical Site Infections (SSI) atau Infeksi Luka Operasi (ILO) merupakan infeksi luka operasi akibat bakteri yang masuk setelah proses operasi. Infeksi ini bisa terlihat dalam kurun waktu 30 hari setelah…

Selengkapnya