Kebiasaan Minum Alkohol atau Merokok dan Dampak pada Kognitif Anak

Tanggal : 30 Aug 2018 14:30 Wib


Gibson L, Porter M
Pediatrics. 2018 Aug;142(2). pii: e20174266.
doi: 10.1542/peds.2017‐4266.

     Penelitian ini bertujuan untuk memeriksa apakah minum alkohol atau merokok ketika menyusui akan menurunkan skor kognitif anak atau tidak. Hipotesis penelitian ini bahwa peningkatan minum alkohol atau merokok berhubungan dengan penurunan fungsi kognitif anak tergantung dosis.
     Data penelitian ini bersumber dari Growing Up di Australia yaitu Studi Longitudinal Anak‐Anak Australia. Peserta adalah 5107 bayi yang direkrut pada tahun 2004 dan dinilai setiap 2 tahun. Analisis regresi linier multivariabel menilai hubungan antara kebiasaan
minum alkohol dan kebiasaan merokok ketika menyusui pada ibu dan Penalaran Matriks anak, Peabody Picture Vocabulary Test‐Third Edition dan Who Am I? Penghitungan dilakukan pada gelombang selanjutnya. 
     Hasil menunjukkan bahwa kebiasaan minum alkohol pada ibu (gelombang 1) meningkat atau lebih berisiko dihubungkan dengan penurunan nilai Matriks Reasoning pada usia 6 hingga 7 tahun pada anak‐anak yang telah diberi ASI (B = ‐0,11; SE = 0,03; interval kepercayaan 95%: ‐0,18 hingga ‐0,04; P = 0,01). Hubungan ini tidak jelas pada bayi yang belum pernah menyusui (B = ‐0.02; SE = 0,10; 95% interval kepercayaan = ‐ 0,20‐0,17; P =0,87). Merokok selama menyusui tidak terkait dengan variabel hasil apa pun.
     Paparan alkohol melalui ASI dapat menyebabkan penurunan fungsi kognitif anak tergantung dosis. Penurunan ini diamati pada usia 6 hingga 7 tahun tetapi tidak berkelanjutan pada usia 10 hingga 11 tahun. Meskipun hubungannya kecil, mungkin secara klinis hubungan ketika ibu mengonsumsi alkohol secara teratur atau pesta minuman denga n penurunan fungsi kognitif adalah signifikan.

Post Terkait

Hubungan Pelecehan pada Masa Kanak‐kanak dengan Insiden Penyakit Lupus ketik a Dewasa dengan Kohort Longitudinal pada Wanita

Tanggal Publikasi: 11 Jun 2019 14:20 | 2 View

​Paparan terhadap stresor yang parah dapat mengubah fungsi kekebalan tubuh dan meningkatkan peradangan dan pelepasan sitokin, serta meningkatkan risiko penyakit autoimun. Peneliti memeriksa apakah pelecehan pada masa kanak‐kanak dikaitkan dengan…

Selengkapnya

Epilepsi pada Pasien Lansia : Apakah Usia Onset Membuat Perbedaan?

Tanggal Publikasi: 11 Jun 2019 14:04 | 1 View

Epilepsi paling sering terjadi pada anak‐anak dan orang tua. Populasi saat ini adalah penuaan dan prevalensi epilepsi meningkat. Jenis epilepsi dan penatalaksanaannya berubah seiring bertambahnya usia.

Selengkapnya

Hubungan antara Kadar Protein C‐reaktif saat Masuk Rumah Sakit dan Kematian Jangka Panjang pada Pasien dengan Gagal Jantung Dekompensasi Akut

Tanggal Publikasi: 11 Jun 2019 13:59 | 1 View

Kadar protein C‐reaktif (CRP) yang diperoleh saat masuk rumah sakit dikaitkan dengan prognosis beberapa penyakit kardiovaskular, termasuk sindrom koroner akut.

Selengkapnya

Ekspresi Reseptor Vitamin D dalam Sel Mononuklear Darah Perifer Berbanding Terbalik dengan Aktivitas Penyakit dan Peradangan pada Pasien Lupus

Tanggal Publikasi: 11 Jun 2019 13:50 | 1 View

Lupus atau Systemic lupus erythematosus (SLE) ditandai dengan produksi sitokin proinflamasi yang tidak terkontrol. Reseptor vitamin D atau Vitamin D receptor (VDR) memiliki aktivitas antiinflamasi yang kuat. Tujuan dari penelitian…

Selengkapnya

Gangguan Pernafasan pada Pekerja yang Terpapar Debu

Tanggal Publikasi: 11 Jun 2019 11:32 | 2 View

Paparan debu dan pekerjaan fisik yang berat adalah hal umum di negaranegara pabrik maju. Penyakit pernafasan akut dan kronis banyak dilaporkan dari pabrik goni dan tekstil. Penelitian ini dilakukan untuk…

Selengkapnya